Posted by : Unknown Minggu, 15 September 2013

Berawal dari Musim Buah Durian yang memacu semangatku dan ke-3 temanku Awi, Imam, Surya untuk mencari buah tersebut diladang milk kakekku dimalam hari. Malam pertama dan kedua pencarian Buah Durian tidak ada masalah ataupun ganguan. Pada malam ketiga, Aku beserta temanku tidak ada niat untuk mencari Buah Durian tersebut. Namun, cuacanya sedikit berangin akhirnya kami pun merencanakannya. Berhubung aku masih menjaga Warnet, temanku menunggu sampai aku menutup warnet dan setelah itu kami pun berangkat. Pertama tiba di lokasi kami sudah menemukan 2 buah durian yang tergeletak dan kami pun segera membawanya ke gubuk yang kebetulan tidak jauh dari pohon durian tersebut. Aku bersama temanku pun beristirahat digubuk tersebut sambil menunggu Buah Durian jatuh kembali, tak lama kemudian sekitar 20meter dari arah kiri gubuk terdengar suara Durian jatuh cukup keras dan kami pun segera berlari untuk mengambilnya. Anehnya Buah Durian tersebut tidak ada, kami pun mencari durian tersebut didaerah pohon durian yang menjatuhkan buahnya. 5menit berselang tidak menemukan durian tersebut kami pun mengutuskan kembali kegubuk dan sekitar 20menit kemudian 50meter dari arah depan pun terdengar suara durian jatuh tak butuh waktu lama-lama Awi berserta Surya berlari duluan sehingga mereka nyungsep ke kotak padi yang penuh lumpur. Aku beserta Imam pun tertawa melihat meraka berdua, tiba dilokasi pun kami tidak menemukan durian tersebut dan surya pun berasumsi bahwa kami dikerjai seseorang. Kami segera kembali kegubuk untuk istrahat kembali serta memikirkan kejadian yang serupa 2x tidak menemukan durian tersebut sambil membuat api unggun.

Disaat kami ingin menganalisa kejadian tersebut Imam mengusulkan untuk membuat Ubi Bakar, setelah memakan ubi bakar Awi dan Surya pergi ke dalam gubuk untuk tidur dan tinggallah Aku dan Imam. Sambil menjaga api agar tidak mati kami berdua bergantian mencari kayu, setelah cukup mencari kayu pun kami istirahat di depan gubuk sambil menunggu pohon durian menjatuhkan buahnya. Tidak lama kemudia terdengar suara musik seperti acara pesta yang entah dari mana asalnya, setelah musik itu berhenti Aku dan Imam merasa ngantuk berat karna mendengar Suara Tangisan. Karna suara tangisan itu samar-samar, lembut dan tersedak-sedak, Aku pun berasumsi bahwa suara tangisan itu suara Seorang Wanita dan ketika cukup kuat suara tersebut Aku dan Imam pun saling bertatap muka dan memutuskan untuk membangunkan Awi serta Surya yang sudah terlelap tidur dan memutuskan untuk pulang. Setelah Kami mengkonfirmasikan kejadian tersebut, kami pun berasumsi bahwa yang mengerjai kami dengan suara buah durian jatuh adalah makhluk lain. Keesokan harinya, Surya memberitahukan kami bahwa yang mengerjai kami semalam adalah Seorang Wanita yang mengenakan baju putih panjang dengan rambut panjang.

Itulah kejadian yang tidak pernah kami lupakan selama pencarian Buah Durian.
Dan sekian dulu ceritaku berserta temanku, maaf kalau alurnya bertele-tele serta tidak enak dibaca ^^V

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Followers

SoundCloud

Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © 2012 Wilantara_ -Black Rock Shooter- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan